Rabu, 07 Maret 2012

PERKEMBANGAN ANDROID VS BLACKBERRY DI INDONESIA





Masih seputar pertarungan antara Android melawan Blackberry di indonesia, Walau masih menjadi primadona di indonesia bukan berarti Blackberry tidak ketar ketir menghadapi gempuran dari Android. Blackberry bak kebakaran jenggot menghadapi banjir ponsel Android dipasar Indonesia. Boleh dibilang meskipun belum mampu menggusur Blackberry sebagai  penguasa pasar smartphone di Indonesia, Android terus merangsek dan merajalela berkat maraknya produsen smartphone besar dunia yang merilis seri-seri baru. Tidak hanyaitu, Blackberry juga sedang bermasalah dengan pemerintah indonesia terkait regulasi yang ditetapkan pemerintah yang harus dipatuhi oleh RIM sebagai produsen Blackberry.


Blackberry dan Android adalah dua platform mobilephone yang bersaing ketat di pasar smartphone, saat ini. i-phone-4s-nya Apple, gimana? Untuk pasar smartphone di Indonesia, iPhone kurang bisa bersaing. Bukan karena kualitas iPhone jelek , justru sebaliknya Sangat bagus , walai akhirnya bisa dikalahkan juga oleh Samsung Galaxy S2. I Phone terlalu mahal sehingga kurang mendapatkan simpati oleh user di indonesia. Bayangkan untuk mendapatkan 1 buah i-phone-4s bisa seharga 1 unit macbook nya APPLE, atau 4 atau 5 Android Galaxy mini. Hal ini lah yang membuat I phone kurang mendapatkan simpati walau Dengan harga segitu kitapun tetap mendapatkan kualitas yang terbaik pula.

Berbeda dengan sepak terjang Produsen smartphone dan tablet  Android menggeber produknya secara agresif berbuah dan perlahan tapi pasti menarik animo masyarakat terhadap smartphone , sebut saja  ada Samsung, LG ,Sonny Erricson . ZTE , Huawei  . bahkan karena android pulalah yang membuat Samsung menjadi produsen smartphone no 1 dunia , yang dulu selama bertahun - tahun di pegang oleh Nokia  yang sekarang bekeja sama dengan Microsoft melahirkan Windowsphone  . Data dari beberapa lembaga survei menunjukkan ponsel Android terus menggoyang dominasi Blackberry dan iPhone di pasar smartphone.

Semua produsen smartphone dunia  ikut andil melempar Android ke pasar Indonesia. Hebatnya, hampir semua segmen menjadi sasaran ponsel Android ini. Di segmen low end umumnya gencar diserbu vendor lokal mulai dari IMO, Tiphone, Nexian dan lain- lain. Sementara vendor papan atas lebih memilih menyisir pasar menengah ke atas. Samsung adalah salah satu vendor penyedia Android yang tergolong paling sukses di Indonesia. Bahkan, berdasarkan data dari Growth from Knowledge (GfK) per Agustus 2011, vendor Korea tersebut berhasil menguasai 84,3 % pasar Android di Indonesia. Tak berlebihan, karena Samsung memang rajin
menelurkan Android yang menyasar semua segmen. Jajaran keluarga Galaxy- nya laris manis bak kacang goreng dan menguasai pasar smartphone. LG dan Sony Ericsson mencatat penjualan cukup baik meskipun tak semanis Samsung.
Besarnya gempuran Android di indonesia , tetap tidak bisa dipungkiri jika Blackberry masih menjadi yang terlaris di pasaran. tentunya teman temnan masih ingat dengan insiden launching Blackberry Belagio di sebuah mall terkemuka di Jakarta. Blackberry dengan harga setengahnya dari harga aslinya. Dan Alhasil karena launching tersebut tidak berjalan dengan baik karena banyaknya animo dan panitia tidak mampu mengatasi sehingga timbul jatuh korban dan memaksa polisi menghentika acara launching tersebut. Berita ini langsung menjadi headline di sejumlah media massa elektronik maupun surat kabar, Lokal maupun internasional.
Sejumlah tindakan telah dilakukan oleh RIM untuk bisa mengembalikan kejayaannya di Pasar Dunia  dan mempertahankan di Indonesia, termasuk dengan merilis OS 7 dan Blackberry 10 yang katanya bisa menjalankan sejumlah aplikasi android. ( ini namanya mendompleng ). sejauh ini belum ada peekembangan yang signifikan dari hasil inovasi Oleh RIM, yang ada adalah di pecatnya 2 CEO pendiri RIm dari kekuasaannya sebagai CEO.


diakui atau tidak Blackberry mulai terpukul mengenai ini. Jika tak terselamatkan oleh gengsi dan keberadaan Blackberry Messenger (BBM) yang sudah membentuk jaringan dan komunitas tersendiri, Blackberry bisa tergusur lebih cepat di Indonesia.Bahkan peluncuran beberapa seri baru Blackberry di negeri ini gaungnya tak sedahsyat dulu. Di forum- forum internet, mulai banyak yang membicarakan fitur Blackberry yang tak
mampu bersaing dengan Android....YA Iyalah.. APP WORLD takan bisa bersaing dengan Android Market.

Berikut 6 Alasan kenapa Android jauh lebih baik dari  Black berry

1. Performance

-BlackBerry: cepat dan stabil. Tapi kadang terjadi phone-hang yang mengharuskan Anda mengeluarkan baterai dari tempatnya dan yang paling menyebalkan adalah proses re-boot: 3-8 menit!aduh tolong deh...sampai kapan menunggu kalau kayak begini, mending ga boros batrenya karena reboot,yang ada jam pasir terus ^_^

- Android: Sangat cepat. Belum ada keluhan tentang phone-hang yang mengharuskan baterai keluar dari tempatnya, kecuali jika ingin ganti SIM card. Proses re-boot berlangsung cepat.Paling lama 35 detik, saat saya tes dengan android zte smartfren wide saya

2. Baterai

- BlackBerry: umur baterai BB memang luar biasa. Ya, wajar saja karena BB tidak banyak melakukan proses berbagai aplikasi seperti pada Android. Tapi akan sangat boros saat proses pencarian dngan ditandai jam pasir..siap siap ridur dulu sampai loading nya selesai.

- Android: tergolong boros, tapi kadang bisa sampai satu hari. Tapi harus diingat bahwa ponsel Android memakai baterai untuk BANYAK hal. Contohnya jika Anda memakai ponsel Android untuk browsing web atau nonton video sampai 1 jam, pastinya itu membutuhkan daya baterai lebih. Dan, bisakah BlackBerry melakukan hal yang sama selama itu?





3. Email

- Blackberry: email pada BB memang menjadi andalan RIM. Gmail pada BB pun telah dioptimalkan fungsinya, tapi tentu saja tidak sebaik pada Android.

- Android: apa yang Anda ragukan dari Gmail buatan Google yang dijalankan pada Android yang juga buatan Google?

4. User Interface (UI)

- Blackberry: membosankan, done.

- Android: Anda bahkan tidak akan merasa lelah untuk menjelajah setiap sudut ponsel Android. Dijamin.

5. Web Browsing

- Blackberry: sangat melelahkan, Anda harus mengakui itu.

- Android: disinilah letak kelebihan Android. Android menjadi pemenang jika dibandingkan dengan semua mobile OS. Jika membandingkan web browsing pada Android dengan BlackBerry, seperti siang dan malam saja. Jauh berbeda.




6. Aplikasi

- Blackberry: BlackBerry memang memiliki segudang aplikasi, tapi di saat yang sama iPhone juga semakin jauh meninggalkan BlackBerry. Jadi lebih baik melihat apa yang bisa dilakukan BlackBerry untuk menyusul ketertingalannya di belakang iPhone OS dan Android.

- Android: Semakin banyak aplikasi yang dulunya hanya ada di iOS, kini sudah ada versi Android-nya. Pesaing sebenarnya dari Android adalah iPhone, bukan BlackBerry.

Keunggulan Blackberry

Segi Aplikasi dan Penggunaan

1. BBM (Blackberry Messenger) merupakan salah satu fitur yang dicari oleh pengguna Blackberry , inilah yang masih menjadi andalan dari produk ini . BBM mampu membuat chatting kita nyaman dengan tidak hanya menyediakan fungsi chatt type, namun juga send type dan rekaman sebesar 10Kb – membantu sekali saat sedang tidak bisa mengetik pesan dan tinggal merekam ucapan sekitar 5 Detik dan mengirimkan kepada lawan chat kita. Ditambah lagi kemampuannya yang mendukung YM , dan GTalk.


2. Push e-mail. Inilah yang paling menjadi keunggulan dari BlackBerry, kita bisa meng-akses e-mail lebih mudah dengan ini. Para profesional masih mengandalkan Blackberry untuk aktivitas ini , fungsi ini menjadi lebih berguna ketika seseorang mempunyai banyak kolega yang mengharuskan tindakan cepat dalam merespon email .

3. Penggunaan Internet yang didukung teknologi Wi-Fi sehingga bila kita tidak ada pulsa , kita bisa memanfaatkan fitur Wi-Fi ini . Ditambah lagi tampilan Facebook dan Twitter Blackberrynya menarik dan loading cepat menjadi andalan tersendiri.

4. Terdapat fitur GPS yang memungkinkan kita men-trackback diri kita bila dalam keadaan tersesat. Ditambah lagi Fungsi geotag pada Blackberry ber-GPS, yang dapat membantu anda meng-upload foto yang yang berisi informasi lokasi foto diambil, bisa dibuat teka-teki, kemana rekan kita berada dengan mengecheck lokasi GPS melalui informasi Geotagnya.

5. Fungsi telepon dan organizer sama baiknya dengan smartphone sekelas nokia or WM6

6. Fungsi Autotext, anda tinggal mendefine keyword lalu mengasosiasikan dengan isi pengganti yang biasanya berisi text/character yang panjang, dan digunakan dengan mengetikan keyword, maka isi pengganti akan menggantikan keyword tersebut. Semisal, anda mendefine autotext home, ketika anda ketik, digantikan dengan alamat lengkap, RT / RW , kode pos dan sesuai keinginan anda.



Jaringan dan Keamanan Data

1. Blackberry menggunakan layanan BIS (jalur khusus untuk pengguna BB) sehingga koneksi jarang terganggu.

2. Dengan mengaktifkan fungsi password, dan jika terjadi kehilangan terhadap blackberry, pencuri yang salah memasukan password akan menghapus seluruh data (wipe) di blackberry anda-sehingga data penting anda tidak gampang diambil.

3. Fitur firewallnya, sangat effective dalam memblokir sms/mms/phone call yang tidak kita inginkan.

4. Fitu Blackberry yang mengadopsi sistem full backup/recover sebagian maupun sepenuhnya mempermudah user dalam membackup data - data penting.

5. Ketika mengganti unit blackberry baru, anda cukup menggunakan fungsi change device dan data-data penting beserta setting dan 3rd party software (jika compatible) tercopy dengan mudah ke device blackberry baru.

Kekurangan Blackberry

1. Untuk mendapatkan layanan Blackberry yang memuaskan seperti di atas, kita harus berlangganan BIS. Untuk setiap operator bisa berbeda. Jadi untuk selain mengeluarkan untuk biaya pulsa, juga mengeluarkan biaya untuk berlangganan BIS.

2. Tidak ada fitur Radio pada Blackberry , bagi anda pendengar Radio sebaiknya anda mengurungkan niat untuk membeli Blackberry karena BB tidak mendukung fitur ini , sehingga anda hanya bisa memainkan aplikasi bawaan maupun yang dijual via Blacberry World Apps. Selain itu banyak aplikasi Blackberry yang sifatnya tidak gratis, alias bayar dulu sebelum diinstal di handset BB.


3. Masalah model. BlackBerry mungkin kurang memperhatikan masalah model, karena hampir semua handphone BlackBerry berbasis QWERTY. Yang menjadi masalah, ketika orang sudah meninggalkan model QWERTY karena sudah tidak jaman, otomatis mereka akan berpindah ke model yang lain yang sedang banyak dipakai, itu berarti pihak BlackBerry harus merombak model Handphone BlackBerry jika model QWERTY sudah jarang digunakan.

4. Harga masih tergolong mahal untuk orang Indonesia. Ditambah lagi apabila terjadi kerusakan, seperti misalnya untuk Blackberry Bold Rollerballnya rusak, biaya servisnya masih mahal. 

 

Keunggulan Android

1. Berbeda halnya dengan BB untuk Android anda tidak perlu bayar untuk download aplikasi. Didukung juga dengan akses Mudah terhadap Ribuan Aplikasi Android lewat Google Android App Market – Kalau Anda penggemar install aplikasi ataupun games, lewat Google Android App Market Anda bisa mendownload berbagai aplikasi dengan gratis. Ada banyak ribuan aplikasi dan games yang siap untuk Anda download di ponsel Android. . Ditambah lagi Aplikasi game 3D nya sangat stabil dan mantap.

2. Ponsel Android mendukung sistem Multitasking , dimana anda bisa menjalankan berbagai aplikasi, itu artinya Anda bisa browsing, Facebookan sambil mendengarkan .

3. Produk Android didukung penuh Google. Jadi kita dapat menikmati semua layanan google seperti gmail, youtube, dan fasilitas google lainnya.

4. Selain itu ponsel Android menggunakan sistem Real Time notification , sehingga setiap ada SMS, Email, atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader, akan selalu ada notifikasi di Home Screen Ponsel Android, tak ketinggalan Lampu LED Indikator yang berkedip-kedip, sehingga Anda tidak akan terlewatkan satu SMS, Email ataupun misscall sekalipun.

5. Produk Android merupakan ponsel yang terdiri dari pilihan ponsel yang beranekaragam . Android merupakan sistem yang ditanamkan pada ponsel , berbeda dengan iOs yang hanya terbatas pada iPhone produk Apple . Sedangkana android tersedia di ponsel dari berbagai produsen, mulai dari Sony Ericsson, Motorola, HTC sampai Samsung. Dan setiap pabrikan ponsel pun menghadirkan ponsel Android dengan gaya masing-masing, seperti Motorola dengan Motoblur-nya, Sony Ericsson dengan TimeScape-nya. Jadi Anda bisa leluasa memilih ponsel Android sesuai dengan ‘brand' yang anda sukai.

6. Harga relatif murah.


Kekurangan Android

1. Memerlukan koneksi Internet yang terus menerus , kebanyakan ponsel Android memerlukan koneksi internet yang terus aktif ,tentunya hal ini menyebabkan anda harus selalu dalam jangkauan GPRS dan tentunya bisa dibayangkan berapa pulsa yang anda harus keluarkan .

2. Aplikasi di Ponsel Android memang bisa didapatkan dengan mudah dan gratis, namun konsekuensinya di setiap Aplikasi tersebut, akan selalu Iklan yang terpampang, entah itu bagian atas atau bawah aplikasi. Sehingga anda harus bersiap - siap iklan tersebut muncul secara tiba - tiba. 


and the winner is





dari berbagai sumber

Android dan Perkembangannya


Mengenal Android
Bagi sebagian orang kata ini sangat asing sehingga banyak orang yang beranggapan handphone merk apakah ini ? Tetapi bagi Anda sebagai programmer dan netter yang aktif di dunia maya pasti hal ini tidak asing lagi.



Android adalah robot yang dibuat menyerupai manusia, baik secara tampilan maupun tingkah laku. Kata ini berasal daribahasa Yunani "andr-" yang berarti "laki-laki", dan akhiran "-eides", yang berarti "dari spesies; menyerupai" (dari "eidos": spesies). Kalau kita tahu akan film Star Trx, film menceritakan tentang manusia ruang angkasa, maka robot Android itu muncul dalam film ini.


Pada awalnya sebagian orang beranggapan bahwa Google mengeluarkan Google phone yang sekarang kita kenal dengan Android. Mmelihat pasar mobile yang begitu cepat maka Google melihat suatu peluang bisnis yang besar dan Google sangat berambisi untuk ikut di dalam persaingan teknologi mobile phone ini.



Android itu sendiri adalah open source yang dikembangkan oleh Google. Yang berambisi menyaingi microsoft dengan Windows. Google begitu gencarnya meluncurkan open source dengan membuat komunitas, memberikan edukasi yang sangat menarik bagi netter untuk mengenal lebih dalam dari open source ini. Open source ini di umumkan pada 5 november 2007, ketika diluncurkan banyak mengundang detak kagum dan perhatian begitu banyak orang.



Selama ini kita mendengar open source seperti linux, symbian, windows mobile, dan sebagainya. Dengan munculnya android yang dapat dijalankan pada ponsel anda, membuat semua produsen ponsel berlomba mengunakan open source ini.



Hal yang menarik bahwa open source ini diberikan secara gratis, ini membuat semua produsen handphone dunia mengembangkan ponsel dengan open source android. Dengan open source gratis secara otomatis mengurangi biaya produksi dari ponsel tersebut dan membuat persaingan ponsel itu menjadi ketat.



Perkembangan Android di Indonesia
Pasar Android di Indonesia akan berkembang seiring dari banyaknya operator selular dan Produsen smartphone gencar menyuarakan Open source Android. Pangsa Pasar smartphoneIndonesia yang besar memungkinkan smartphone yang murah dan mempunyai feature yang lengkap sesuai dengan karateristik dari masyarakat
Indonesia

Saat ini kita bahas salah satu operator yang gencar menyuarakan android yaitu Indosat. Pada bulan Maret lalu Indosat melakukan road show di 7 kota yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Jogyakarta, Malang, Surabaya, dan Makassar. Indosat memperkenalkan Teknologi smartphone yang mempermudah komunikasi, tampilan yang menarik, serta aplikasi yang mudah dioperasikan. Dalam Road Show ini Indosat juga melakukan seminar dan edukasi kepada pengunjung. Dalam seminar ini, pengunjung bisa lebih mengetahui apa itu Android, sejarah, kelebihan serta platform dan variasi aplikasi yang dimiliki. Apa yang dilakukan Indosat akan diikuti oleh operator selular lain yang melihat potensi dan peluang bisnis dari Open Source Android ini.

Disamping operator selular yang gencar, banyaknya komunitas programmer yang menyuarakan Android membuat perkembangan Andorid di sini menjadi cepat. Seperti komunitas Android-Indonesia 

Kita sebagai orang awam dapat mengetahui lebih banyak tentang perkembangan Android di Indonesia melalui web ini.


Persaingan di open source ini sangat terbuka. Android datang untuk menjadi pesaing dari iphone dan BlackBerry untuk pangsa smartphone. Kedua open source itu sudah mendominasi pasar dunia, dengan kehadiran Android dimastikan mereka sudah mulai terancam dominasinya. Produsen smartphone yang sudah memasukan open source Android antara lain : HTC, Sharp, Motorola, Toshiba, Samsung, Sony Erricson dll.



Jadi bersiaplah untuk menerima serbuan aplikasi yang berbasisopen source Android.



Minggu, 04 Maret 2012

ROM: Virtuous S4X – First Android 4.0, Sense 4.0 ROM





Jika Anda adalah seorang pengguna HTC dengan gairah untuk ROM kustom, mungkin ini salah satu berita yang paling menarik dalam beberapa saat. Kita baru saja melihat seri Satu HTC dan HTC 4 Rasa yang diumumkan di Mobile World Congress. Ini akan menjadi saat sebelum ponsel ini di jalanan. Tapi jika Anda tidak merasa seperti menunggu, tim virtuousROM baru-baru ini dirilis S4X budiman, dengan Android 4.0.3 dan Sense 4.0.
ROM ini didasarkan pada Berupaya HTC (HTC Satu X) bocor RUU (0.96.401.2), dan tersedia untuk Sensasi dan GSM HTC HTC EVO 3D. Ada banyak bug, tapi rasanya seperti ROM dapat melakukan tugas yang paling penting. Orang-orang dari MobileSyrup telah mengumpulkan video, di mana ROM ditampilkan di semua kemuliaan 4.0 nya Rasa.
Ini berjalan lebih lancar, sehingga mungkin ROM baik untuk mencoba. Tentu saja, ada disclaimer biasa: perakaran dan menginstal ROM kustom dapat membatalkan garansi dan / atau mempengaruhi fungsionalitas perangkat Anda. Anda melakukan penelitian dan mengikuti semua langkah hati-hati karena tanggung jawab akan jatuh hanya pada tangan Anda jika terjadi kesalahan.
Dengan keluar dari jalan, pengguna petualang dapat kepala ke Pengembang XDA dan melihat ROM. Semua rincian tercantum di sana, jadi flash pergi! Apakah ada di antara kalian mencoba ini ROM kustom?


video :
 http://www.youtube.com/watch?v=4VjrN07OHMY&feature=player_embedded


Sample Project Multiscreen pada App Inventor Android ( The New Multiscreen Explained )

Tutorial Ini adalah terjemahan bebas dari tutorial dengan judul the new multiscreen explained dari situs tAIR sebuah situs repository App Inventor. OK langsung saja, chekidot :

1. Buat projek baru pada Desainer

tambahkan layar ( add screens )

Rename Screen1 menjadi Home pada Title.


Klik pada Add Screen dan beri nama layar tersebut dgn nama about


Lakukan lagi langkah tersebut untuk layar Help dan Settings sehingga sekarang kita sudah memiliki empat buah layar pada aplikasi yang akan kita buat




NOTE: Setiap layar akan terpisah, sehingga kita akan melakukan langkah duplikasi pada projek ini.  

Setelah semua layar selesai kita buat, sekarang saatnya untuk  melengkapi komponen yang ada pada layar,  dsini kita akan menggunakan naming conventions  jika anda belum memahaminya silahkan anda mempelajarinya terlebih dahulu, kita akan mulai dari  Arrangements, ListPickers dan Labels.

2. Screen1

Pastikan kita berada pada Screen1.



2.1 Menu

Dsini kita akan menggunakan list picker to untuk membuat menu navigasi

Drag Vertical Arrangement ke Screen1 dan rename menjadi varMenu, Set lebar dan tingginya untuk menyesuaikan dengan layar

Drag elemen listpicker ke varMenu yang barusan kita buat.

Rename menjadi lprMenu set background color menjadi hitam.

Set text menjadi Menu.

Set warna text menjadi putih set lebar dan tingginya agar sesuai.

2.3 Screen Text


Drag Vertical arrangement ke layar Screen1.

Rename menjadi varHome, Set lebar dan tingginya untuk menyesuaikan dengan layar.

Drag Horizontal arrangement ke layar Screen1.

Rename menjadi harHome, set lebar dan tingginya.

Drag text box  ke harHome Arrangement dan rename menjadi txtHome Set text menjadi This is the home screen. set lebar dan tingginya.

2.3. Database


Drag tinyDB ke Screen1 dan beri nama tdbMain.


Catatan : mengenai  tinyDB dan multiscreen:

Kita hanya bisa menggunakan 1 TinyDB per aplikasi.

kita bisa bebas memberi nama.

Tapi kita harus memasukkan tinyDB ke tiap layar yg memerlukan akses ke Database.

Kita  juga dapat memberi nama database berbeda,  tapi ingat gunakanlah tag yang berbeda, agar terhindar dari ketidaksengajaan, dan data kita tertimpa.

Apabila kita sudah melakukan semuanya dengan benar, saat ini layar akan terlihat seperti ini :


3. About

Sekarang kita akan set layar About, klik pada About.




3.1 . Menu


Kita gunakan list picker untuk membuat menu navigasi.

Drag Vertical Arrangement ke About dan  rename  menjadi  varMenu.

set lebar dan tingginya agar sesuai.

Drag listpicker ke varMenu yg baru saja kita buat.

Rename menjadi lprMenu , Set warna background menjadi hitam.

Set  text menjadi Menu.

Set warna text menjadi putih.
Set lebar dan tingginya agar sesuai

3.2. Screen Text


Drag Vertical arrangement ke layar About .

Rename menjadi varAbout set lebar dan tingginya agar sesuai.

Drag Horizontal arrangement ke layar About.

Rename menjadi harAbout set lebar dan tingginya agar sesuai.

Drag text box ke harAbout Arrangement dan rename menjadi txtAbout.

Set text menjadi This is the about screen.

set lebar dan tingginya agar sesuai.

3.4 Database


Kita membutuhkan TinyDB database untuk settings.
Beri nama tdbMain.
Sehingga layar About kita akan terlihat seperti ini :

 


4. Help


Untuk layar Help .


4.1 Menu


Kita gunakan list picker untuk membuat menu navigasi.

Drag Vertical Arrangement ke About dan  rename  menjadi  varMenu.

set lebar dan tingginya agar sesuai.

Drag listpicker ke varMenu yg baru saja kita buat.

Rename menjadi lprMenu , Set warna background menjadi hitam.

Set  text menjadi Menu.

Set warna text menjadi putih.
Set lebar dan tingginya agar sesuai


4.2 Screen Text


Drag Vertical arrangement ke layar Help .

Rename menjadi varHelp set lebar dan tingginya agar sesuai.

Drag Horizontal arrangement ke layar Help.

Rename menjadi harHelp set lebar dan tingginya agar sesuai.

Drag text box ke harHelp Arrangement dan rename menjadi txtHelp.

Set text menjadi This is the help screen.

set lebar dan tingginya agar sesuai.


4.3 Database


Kita membutuhkan TinyDB database untuk settings.

Beri nama tdbMain.

Sehingga layar About kita akan terlihat seperti ini :


5. Settings


Untuk layar Settings.



5.1 Menu


Kita gunakan list picker untuk membuat menu navigasi.

Drag Vertical Arrangement ke About dan  rename  menjadi  varMenu.

set lebar dan tingginya agar sesuai.

Drag listpicker ke varMenu yg baru saja kita buat.

Rename menjadi lprMenu , Set warna background menjadi hitam.

Set  text menjadi Menu.

Set warna text menjadi putih.
Set lebar dan tingginya agar sesuai

5.2 Screen Text


Drag Vertical arrangement ke layar Settings .

Rename menjadi varSettings set lebar dan tingginya agar sesuai.

Drag Horizontal arrangement ke layar Settings.

Rename menjadi harSettings set lebar dan tingginya agar sesuai.

Drag text box ke harSettings Arrangement dan rename menjadi txtSettings.

Set text menjadi This is the Settings screen.

set lebar dan tingginya agar sesuai.

5.3 Database


Kita membutuhkan TinyDB database untuk settings.

Beri nama tdbMain.

Sehingga layar About kita akan terlihat seperti ini :






6. Menambahkan Block Code – Pada Blocks Editor


Pilih screen1 pada jendela designer.




6.1 Screen1


Tambahkan block komponen berikut ke blocks editor:

built-in tab -> Definition drawer,  tambahkan dua variables.

yang pertama namakan Make a list 

Yang kedua TextColor Color None.

Dari  My Blocks tab ->Drawer Screen1 drag Screen1.Initialize event.

Dari My Blocks lprMenu Drawer drag lprMenu.BeforePicking dan event lprMenuAfterPicking .







6.2 Screen1.Initialize

Screen Initialize events hampir sama pada semua layar. Pada Screen1 hanya ada sedikit kode extra untuk menghandle ketilka aplikasi pertama kali dijalankan


Klik pada area layar Screen1.Initialize dan pilih kontrol If Else.

klik pada connector untuk test pada block if else dan pilih math =.

Pada block math =  masukkan tdbMain.GetValue dan set tag ke TextColor.

Pada kanan block math = biarkan text kosong.

Pada  then-do masukkan Set Global TextColor dari My Definitions drawer ke Color None.

Kemudian pada bagian else-do , Set Global TextColor ke tdbMain.GetValue Tag TextColor.

Set juga txtHome.TextColor ke Global TextColor.
Ambil  block if Else lagi dan tempatkan dibawah yg pertama tadi.
Set test ke tdbMain.GetValue tag layar = kosong , seperti tadi kecuali bagian tag TextColor.
Pada then-do, Set Global Screens ke Make a list dengan empat buah layar.
Simpan layar-layar itu ke tDB sehingga bisa digunakan pada layar yg lain, dengan menambahkan  tdbMain.
Simpan layar Tag dengan nilai dari Value Global Screens.
Pada Block the else-do, set global Screens ke tdbMain.GetValue dengan tag Screens.




































6.3 lprMenu.BeforePicking

Drag  lprMenu.Elements to dari lprMnuDrawer dan set ke Global Screens.


Note: Event ini akan sama pada keempat layar yg kita buat.

6.4 lprMenu.AfterPicking

lprMenu.AfterPicking pada setiap layar agak sedikit berbeda. Kita hanya akan mengecek layar lainnya

Note : kita tidak perlu mengecek layar dimana kita berada saat itu, karena kita sudah berada disana


Klik pada layar dan pilih control -> if.

Klik pada area dekat connector dan pilih math -> =.

Dari lprMenu Drawer. drag lprMenu.Selection dan tempatkan dapada sisi kiri = .

Klik pada area dekat connector pada sisi kanan block = block dan pilih text ->text.

Ubah text  ke about.

Klik pada  if block kemudian tekan ctrl-c sekali dan ctrl-v dua kali untuk meng-copy dua block if.

Koneksikan pada block if yang berada dibawahnya drag ke lptMenu.AfterPicking.
Ubah Blcok About Text  pada block if yg baru if blocks ke Help dan Settings.
Dibawah block then do for each if klik pada layar pilih control -> buka layar yang lain beserta text.
Set  pada Start text dengan nama dari layar dimana kita berada.
Buat dua copy dgn control-c dan control-v kemudian drag block ke statement if yang sesuai.
lprMenu.AfterPicking kita akan terlihat seperti dibawah ini .




















Pada dasarnya kita hanya mengulangi proses ini untuk layar lainnya, pastikan memiliki terlebih dahulu kita memiliki start text layar dimana kita berada dan nama layar untuk tiga layar lainnya. Karena langkah-langkahnya sangat mirip, untuk sisa dari tutorial hanya akanmenunjukkan perbedaan yg ada dan kemudian memperlihatkan screenshot kode smua.




NOTE: Menurut keterangan MIT, blok awal teks akan berubah pada rilis selanjutnya. Ingatlah saat menambahkan blok ini karena mungkin akan berbeda dari screenshot.

6.5 About

Yang berbeda dari layar about adalah lprMenu.AfterPicking












NOTE: pada update source v76 on 2/14/2012 , source code Call Get Start Text telah diganti dengan call get plain start text.

Help

Yang berbeda dari layar about adalah lprMenu.AfterPicking diubah dan ditambahkan txtHelp.


6.6 Settings

Sekarang kita memiliki beberapa rutin di sini untuk dapat menyimpan pengaturan.

Pertama kita menambahkan variabel bernama ColorList menampung nilai ColorList dan mengesetnya untuk membuat list.



Kemudian kita tarik beberapa warna ke dalamlist.



6.7 lprColor.BeforePicking


Selanjutnya kita menambahkan block lprColor.BeforePicking.

Pada Block BeforePicking kita set nama list dan nama dari warna kita pilih dari list warna. Kita melakukan ini sehingga kita memiliki nama yang user friendly untuk listpicker.



















PENTING : Pastikan nama warna pada lprColor.Elements sama dengan pada variable ColorList.


6.8 lprColor.AfterPicking



Pada lprColor.AfterPicking kita set variable textcolor ke index yang dipilih dari variable  ColorList.

Kemudian kita text color kedalam tDB sehingga kita bisa menggunakannya pada layar yang lain.

Jangan lupa untuk mengeset warna dari layar settings.










Maka pada layar settings akan terlihat :






















6.9 Passing Data :

 

Jika kita melihat pada block kode projek diatas, ditunjukkan ada beberapa cara untukmelewatkan data antara layar. Pertama kita melewatkan TextColor dan Layar melalui tinyDBtersebut. Cara  ini membutuhkan tinyDB pada setiap layar yang membutuhkan akses ke database. Kita juga mengirimkan data melalui layar yang berisi text. Teks awal ini sangatterbatas karena itu mengkonvert semuanya menjadi teks. Pada versi berikutnya dari App Inventor, Hal Abelson mengatakan mereka mengganti teks awal dengan nilai awal untuk membuatnya lebih mudah ketika berbagi data antara layar.

Jika ingin cepat memahami silahkan download dan jalankan Source Code dari Projek ini yang bisa didownload dari situs http://www.tair.info/faqs-and-how-tos/how-tos/the-new-multiscreen-explained/ ini juga apabila anda ingin melihat sumber dari tutorial ini. 

Atau anda bisa mendownload source code-nya melalui indowebster download source code tutorial App Inventor Android Multiscreen di link ini juga file pdf dari tutorial pada link download tutorial App Inventor Android Multiscreen dsini

Have Fun